Tak Perlu Datang Pagi ke Kantah, Booking Antrean Lewat Sentuh Tanahku Bikin Layanan Pertanahan Lebih Praktis

Juangpost.com | Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus mempercepat transformasi digital layanan pertanahan melalui aplikasi Sentuh Tanahku.

Salah satu inovasi yang kini dapat dimanfaatkan masyarakat adalah fitur Antrian Daring, yang memungkinkan pemohon memesan nomor antrean secara online tanpa harus datang lebih awal ke Kantor Pertanahan (Kantah).

Kehadiran fitur ini menjadi solusi atas kebiasaan masyarakat yang selama ini rela datang sejak pagi bahkan sebelum loket pelayanan dibuka demi mendapatkan nomor antrean. Kini, seluruh proses pemesanan antrean dapat dilakukan dengan mudah melalui telepon genggam dari mana saja.

Humas Kementerian ATR/BPN, Arie Satya Dwipraja, mengatakan bahwa fitur Antrian Daring dirancang untuk memberikan pelayanan yang lebih efisien, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Melalui fitur Antrian Daring di aplikasi Sentuh Tanahku, masyarakat tidak perlu lagi datang terlalu pagi ke Kantor Pertanahan hanya untuk mengambil nomor antrean. Semua dapat direncanakan lebih baik karena jadwal kunjungan, pilihan loket, hingga estimasi waktu pelayanan sudah tersedia secara real time. Ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan layanan pertanahan yang semakin mudah, cepat, dan transparan,” ujar Arie Satya Dwipraja, Selasa (30/6/2026)

Untuk memanfaatkan layanan tersebut, masyarakat cukup memiliki akun Sentuh Tanahku yang telah terverifikasi. Dari halaman utama aplikasi, pengguna dapat memilih menu Layanan, kemudian masuk ke fitur Antrian Daring.

Melalui fitur ini, pemesanan nomor antrean dapat dilakukan hingga tujuh hari sebelum jadwal kunjungan yang diinginkan. Dengan demikian, masyarakat memiliki keleluasaan mengatur waktu kedatangan tanpa harus menghabiskan waktu menunggu di lokasi pelayanan.

Setelah menentukan tanggal kunjungan, pengguna akan diarahkan memilih jenis loket sesuai kebutuhan layanan. Pilihan loket yang tersedia cukup beragam, mulai dari loket pendaftaran permohonan dengan kuasa maupun tanpa kuasa, loket informasi, layanan non-PNBP untuk perbaikan data, loket pengaduan, loket prioritas untuk layanan wakaf dan aset pemerintah daerah, hingga loket penyerahan sertipikat yang telah selesai diproses, termasuk pengajuan alih media ke Sertipikat Elektronik.

Selain memberikan kemudahan dalam pemesanan antrean, aplikasi Sentuh Tanahku juga menampilkan informasi jumlah antrean yang telah terdaftar, sisa kuota pelayanan, serta estimasi waktu pemanggilan secara real time. Informasi tersebut membantu masyarakat menentukan waktu keberangkatan ke Kantor Pertanahan secara lebih tepat sehingga tidak perlu menunggu terlalu lama.

Digitalisasi layanan melalui aplikasi Sentuh Tanahku menjadi salah satu langkah nyata Kementerian ATR/BPN dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan sistem antrean yang semakin tertata, proses pelayanan di Kantor Pertanahan diharapkan menjadi lebih efektif, efisien, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Melalui inovasi ini, Kementerian ATR/BPN mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital yang telah tersedia agar urusan pertanahan menjadi lebih mudah, cepat, dan transparan, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan publik yang modern dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (*)

Penulis: DPEditor: Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *