JUANGPOST.COM|TULANG BAWANG BARAT – Pesta demokrasi tingkat tiyuh dalam Pemilihan Kepalo Tiyuh (Pilkati) Sido Agung, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, tahun 2026 berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara yang diumumkan Panitia Pilkati Sido Agung, Hamid berhasil meraih suara terbanyak dengan perolehan 275 suara atau 48,08 persen, mengungguli dua kandidat lainnya dalam kontestasi pemilihan kepalo tiyuh periode 2026–2034.

Pelaksanaan pemungutan suara yang berlangsung di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) tersebut juga mencatat tingkat partisipasi masyarakat yang tergolong sangat tinggi, yakni mencapai 94,57 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Ketua Panitia Pilkati Sido Agung, Ketut Putu, menjelaskan bahwa seluruh tahapan pemungutan hingga penghitungan suara berjalan lancar dengan pengawasan langsung dari para saksi masing-masing calon.
“Alhamdulillah, Pilkati Tiyuh Sido Agung tahun 2026 telah selesai dilaksanakan. Dari DPT sebanyak 608 pemilih, sebanyak 575 pemilih hadir atau 94,57 persen, sedangkan 33 pemilih tidak hadir. Jumlah suara sah sebanyak 572 dan suara tidak sah sebanyak tiga suara,” ujar Ketut Putu dalam keterangannya.
Menurutnya, proses penghitungan suara di kedua TPS berlangsung secara terbuka dan disaksikan langsung oleh saksi dari ketiga calon kepalo tiyuh.
“Proses penghitungan suara di dua TPS disaksikan oleh saksi ketiga calon dan berjalan tanpa adanya keberatan,” jelasnya.
Berdasarkan hasil rekapitulasi resmi panitia, persaingan tiga kandidat menghasilkan perolehan suara yaitu Susandi 129 suara atau 22,55 persen, Dahlani 168 suara atau 29,37 persen, sedangkan Hamid 275 suara atau 48,08 persen.
Dengan hasil tersebut, Hamid menempati posisi pertama sekaligus unggul 107 suara atas Dahlani yang berada di posisi kedua, sementara Susandi menempati urutan ketiga.
Dari total 575 masyarakat yang menggunakan hak pilihnya, sebanyak 572 surat suara dinyatakan sah dan tiga surat suara tidak sah.
Adapun sebaran suara sah pada masing-masing TPS tercatat sebanyak 250 suara di TPS 1 dan 322 suara di TPS 2.
Tingginya tingkat kehadiran pemilih menjadi salah satu indikator besarnya antusiasme masyarakat Sido Agung dalam menentukan arah kepemimpinan tiyuh untuk delapan tahun mendatang.
Ketua Panitia Pilkati Sido Agung, Ketut Putu, menegaskan bahwa berdasarkan hasil penghitungan dan rekapitulasi suara, pihaknya menetapkan Hamid sebagai calon kepalo tiyuh terpilih untuk periode 2026–2034.
“Dengan ini panitia menetapkan Saudara Hamid sebagai calon Kepalo Tiyuh Sido Agung terpilih periode 2026–2034,” tegasnya.
Ketut Putu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, Badan Permusyawaratan Tiyuh (BPT), aparat keamanan, serta ketiga kandidat yang telah berpartisipasi dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama berlangsungnya pesta demokrasi tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga, BPT, aparat keamanan, dan ketiga calon yang telah bersama-sama menjaga kondusivitas selama pelaksanaan Pilkati,” ungkapnya.
Berakhirnya kontestasi Pilkati Sido Agung diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kembali persatuan masyarakat setelah melalui proses demokrasi yang melibatkan tiga kandidat.
Panitia berharap seluruh masyarakat dapat menerima hasil pemilihan dengan tetap menjaga kerukunan, kebersamaan, dan semangat gotong royong dalam membangun tiyuh.
Selain itu, kepemimpinan baru diharapkan mampu menjawab berbagai aspirasi masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pembangunan dan kesejahteraan warga secara merata.
Dengan tingkat partisipasi mencapai 94,57 persen, Pilkati Sido Agung tahun 2026 mencerminkan tingginya keterlibatan masyarakat dalam menentukan pemimpin di tingkat pemerintahan tiyuh.
Kemenangan Hamid sekaligus menjadi awal dari tanggung jawab besar untuk merangkul seluruh elemen masyarakat, termasuk para pendukung kandidat lainnya, demi mewujudkan Tiyuh Sido Agung yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera. (*)






