
Juangpost.com, 5 Maret 2025 – Kabar tersiar dari Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) Dewan Pers, telah memilih sembilan anggota Dewan Pers periode 2025-2028. laporan kerja BPPA itu disampaikan kepada Dewan Pers pada Selasa, 4 Maret 2025 di Gedung Dewan Pers Lantai 7.
Dewan Pers secara resmi telah mengumumkan sembilan anggota baru yang akan bertugas pada periode 2025-2028.
Susunan anggotanya terdiri dari tiga unsur utama yaitu tokoh masyarakat, jurnalis, dan pimpinan perusahaan pers.
Ketiga unsur ketokohan itu tentu diharapkan dapat menjaga independensi, etika, serta meningkatkan kualitas jurnalistik di Indonesia.
Dari unsur tokoh masyarakat, terpilih tiga nama yaitu Prof. Komarudin Hidayat, Dr. M. Busyro Muqoddas, dan Dra. Rosarita Niken Widiastuti.
Menelusuri rekam jejak ketiga tokoh dari unsur masyarakat ini, Prof. Komaruddin Hidayat adalah salah satu anggota baru terpilih, dikenal sebagai akademisi dan mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah serta Universitas Islam Indonesia (UII) periode 2006-2010 dan 2010-2015.
Komaruddin Hidayat lahir di Magelang 18 Oktober 1953. Selain sebagai akademisi, ia juga menjadi penulis kolom di beberapa media massa. Kemampuan inteletualitasnya ia tunjukkan dengan menjadi peneliti di beberapa lembaga kajian dan penelitian.
Sedangkan, Dr. M.Busyro Muqoddas merupakan Ketua Komisi Yudisial (KY) RI pada periode 2005-2010, alias periode pertama lembaga tersebut berdiri.
Lepas dari posisi sebagai Ketua KY, Busyro Muqoddas terpilih sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2010-2011 dan Wakil Ketua KPK periode 2011-2014.
Selain itu anggota dewan pers terdapat nama Rosarita Niken Widiastuti, pernah menjabat sebagai Direktur Utama LPP RRI dan Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo, juga masuk dalam jajaran anggota baru Dewan Pers 2025-2028.
Dari unsur jurnalis, Dewan Pers terdapat tiga nama baru yaitu Maha Eka Swasta, merupakan Wartawan senior Antara, Muhammad Jazuli Wartawan MNC TV, sedangkan Abdul Manan adalah mantan Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia periode 2017-2021, yang dikenal aktif dalam memperjuangkan kebebasan pers di tanah air.
Dari unsur pimpinan perusahaan pers, terpilih Dahlan Dahi yang merupakan CEO Tribun Network, Totok Suryanto merupakan Anggota Dewan Pers 2022-2025 dan Yogi Hadi Ismanto adalah Direktur Lombok TV asal NTB.
Harapan Baru untuk Dewan Pers 2025-2028
Proses pemilihan anggota Dewan Pers dilakukan melalui seleksi ketat. Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA) Dewan Pers sebelumnya mengumumkan 18 calon anggota pada 19 Februari 2025 dari total 42 pendaftar.
Masyarakat luas juga diberi kesempatan untuk memberikan masukan hingga 27 Februari 2025.
Ketua BPPA, Bambang Santoso, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara transparan dan profesional.
“Kami berharap anggota yang terpilih memiliki kredibilitas, integritas, serta komitmen terhadap kemajuan pers di Indonesia,” kata Bambang Santoso, melalu siaran pers Dewan Pers.
Dengan susunan baru tersebut, Dewan Pers tentu diharapkan mampu menjawab tantangan dunia jurnalistik di era digital, termasuk memperkuat kebebasan pers, menangkal misinformasi, dan meningkatkan profesionalisme jurnalis.
Secara khusus salah satu anggota yang menjadi sorotan dikalangan Pers, termasuk redaksi Media Juang Post adalah kehadiran M. Busyro Muqoddas, yang memiliki latar belakang cukup kuat dalam hukum dan advokasi.
Terhimpun dari berbagai sumber, Busyro Muqoddas Lahir di Yogyakarta pada 17 Juli 1952, menempuh pendidikan di Universitas Islam Indonesia (UII) hingga meraih gelar doktor pada 2010.
Sebagai pimpinan KPK pada zaman pemerintahan Presiden SBY Busyro Muqoddas dikenal sebagai sosok yang lantang dan berkomitmen tinggi terhadap pemberantasan korupsi. Ia juga dikenal cukup sering mengkritik lembaga-lembaga negara, terutama DPR RI kala itu.
Dengan pengalaman luasnya, tentu dunia pers boleh menganggap kehadiran Busyro di Dewan Pers diharapkan mampu mempertajam daya kritis jurnalis dan memperkuat kebebasan pers di Indonesia.
Pengaruh, pengalaman, usia, kesiapan dan kemampuan intelektual seluruh anggota Dewan Pers periode 2025-2028, bisa jadi akan tertuju dalam penentuan pimpinan Dewan Pers yang baru, dan Mantan Ketua KPK Busyro Muqoddas tentu punya potensi untuk memimpin Dewan Pers periode 2025-2028.
Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan digitalisasi, Dewan Pers memiliki tugas besar untuk memastikan independensi dan kualitas jurnalisme tetap terjaga.
Pemimpin redaksi, wartawan atau jurnalis, organisasi pers serta masyarakat pun menaruh harapan besar pada kepengurusan baru Dewan Pers periode 2025-2028.
Dengan pengalaman dan kredibilitas yang dimiliki anggota baru ini, tentu kita tetap optimistis Dewan Pers akan semakin kuat dalam menjaga marwah pers Indonesia.
Kini, tugas berat menanti sembilan anggota baru Dewan Pers dalam menjalankan amanah, membangun ekosistem pers yang sehat, serta melindungi kebebasan dan profesionalisme jurnalistik di Indonesia.
“Terimakasih atas edukasi, perhatian, dan kebersamaan bagi seluruh Anggota Dewan Pers periode 2022-2025, dan selamat melaksanakan tugas atas amanah yang diberikan kepada Anggota Dewan Pers periode 2025-2028, semoga dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan mampu membawa kemajuan pers di Indonesia. Salam redaksi Juang Post.” (DP).





