Ponpes Al- Falah Sumbermulya Mengadakan Kegiatan Pengajian Haflah Khotmil Qur’an Wal Kutub.

TANGGAMUS,JUANGPOST.COM- Pengajian Haflah Khotmil Qur’an Wal Kutub, berlangsung khidmat di Pondok Al-falah Putri, Pekon Sumbermulya, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Minggu, 16/07/2023.

Hadir dalam acara tersebut, Pengasuh ponpes Al-falah KH.Marzuki amin, Penceramah KH.Al habib Jindan, Kepala Pekon Sumbermulya Pardi, Ust.Badi husnul munaris, Ust.Gus Maftuh, Wali Santri/santriwati, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan warga sekitar.

Dalam ceramahnya, KH. Alhabib jindan mengajak kepada seluruh santri/santriwati dan jamaah agar Selalu menjaga keimanan dan ketakwaan di setiap saat.
“Pondok pesantren merupakan wadah menimba ilmu yang bermanfaat di dunia dan akhirat, maka gunakanlah kesempatan waktumu untuk menimba ilmu di pondok pesantren. Jika ingin memiliki anak yang Sholeh/sholehah, orang tuanya harus Istikomah mendo’akan untuk anak-anaknya, jangan pelit terhadap sesama, dan upayakan mengirim Do’a bacaan surat Al-Fatihah untuk anaknya sebanyak 71x perhari. Adapun ciri-ciri anak yang sholeh/ sholehah menurutnya, adalah anak yang selalu mendoakan kedua orang tuanya setelah sholat,” terang KH. Alhabib.
Tambahnya, jika ingin menjadi santri yang sukses dan ilmunya bermanfaat, maka seorang santri harus Istikomah mutholaah, hikmah dan jamaah.

Dikesempatan itu juga, pengasuh Ponpes Al-falah Sumbermulya KH.Marzuki amin, diwakili oleh ust.Badi husnul munaris,S.pd menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan.

“Sehubungan dengan akan berakhirnya kegiatan belajar mengajar tahun ajaran 2022/2023 ini, kami sekeluarga besar pondok pesantren Al-falah sumber mulya sengaja mengadakan kegiatan Haflah khotmil Qur’an Wal kutub, yang merupakan kegiatan rutin pertahun. Untuk orang tua yang memiliki anak yang berada di pesantren adalah orang tua yang beruntung, karena tidak semua anak memiliki hidayah untuk bisa menjadi seorang santri di pondok pesantren. Dan salah satu keberuntungan orang tua yang anaknya berada di pesantren adalah orang tua akan lebih tenang untuk berpergian meninggalkan rumah untuk beraktivitas dalam mengurus suatu urusan ataupun mencari rezeki , karena ketika orang tua sedang berpergian mengurus suatu urusan maka akan sulit bagi mereka untuk mengawasi anak-anaknya dan anakpun akan mudah untuk terjerumus dalam pergaulan bebas. Dan akan di pastikan jika anak berada di pesantren maka akan dijauhkan dari pergaulan bebas yang beresiko (berdampak negatif),” terang ust.Badi husnul munaris,S.pd .
Lanjutnya, selain itu, maksud kegiatan tersebut juga, tak lain merupakan bagian ajang silaturrahim.
Acara tersebut berlangsung tertib dan khidmat, ditutup dengan Do’a yang dipimpin langsung oleh H.Jailani.

Diketahui pula bahwa di Pondok pesantren Al-falah Sumbermulya ini selain mendidik santri/santriwati, di situ juga ada pendidikan formal yaitu sekolah SMP Islam Al-Falah dan SMA Ma’arif Al-falah, dilengkapi Fasilitas dan bangunan khusus yaitu Workshop Kejuruan Multimedia yang merupakan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Pondok Pesantren Al-Falah, dari Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (KEMNAKER RI).

Workshop Balai latihan kerja (BLK), di bangun dan diresmikan pada Tahun 2022. Seiring dengan pesatnya kemajuan zaman, di bidang pendidikan, BLK tersebut bertujuan untuk mendidik santri di Ponpes Al-Falah Sumbermulya menjadi lebih bermutu, menumbuh kembangkan bakat santri melalui kejuruan Multimedia dan pastinya berlandaskan Akhlakul Karimah.
(Hadi haryanto/Hatta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *