Tubaba Canangkan Petani Millenial, Dorong Peningkatan Hasil Panen dan Swasembada Pangan

Kepala Dinas TPHP Tubaba, Sarwo Haddy Sumarsono, SP.MM. Saat diwawancarai awak media diruangannya. Dok.Juangpost.

Tulang Bawang Barat, Juangpost.com – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mencanangkan program Petani Millenial sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menghadirkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di sektor pangan. Program ini juga diharapkan mampu mempercepat terwujudnya swasembada pangan di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Tubaba, Sarwo Haddy Sumarsono, SP.MM., menyebutkan bahwa sektor pertanian selama bertahun-tahun diTubaba mengalami stagnasi hasil panen. Melalui program baru ini, pemerintah menghadirkan inovasi berbasis teknologi dan mekanisasi pertanian.

“Selama hampir delapan tahun, petani kita mengalami kesulitan karena tidak menerima aliran irigasi Way Rarem di Musim Tanam Kedua (Gadu). Setelah berkoordinasi antara Bupati dan pihak terkait, akhirnya pada 2025 ini saluran irigasi kembali dibuka. Dampaknya luar biasa, hasil panen meningkat signifikan,” ujarnya, saat diwawancarai awak media diruangannya, Jum’at, (8/8/2025).

Menurut Sarwo, pada tahun-tahun sebelumnya hasil panen hanya mencapai sekitar 7.000 ton per tahun. Namun, pada pertengahan tahun 2025, hasil panen telah menembus 11.000 ton. “Ini baru panen pertama. Kita optimistis panen kedua pada Agustus-September mendatang bisa lebih baik lagi,” jelasnya.

Selain itu, Pemkab Tubaba berencana mendorong petani singkong untuk beralih ke komoditas yang lebih menguntungkan seperti kelapa, kakao, dan padi gogo. “Harga singkong stagnan dan kurang menguntungkan. Tahun depan kita akan dapat suplai bibit dari pemerintah pusat. Sosialisasi mulai kita lakukan agar petani bisa beralih dan sejahtera,” tambah Sarwo.

Program Petani Millenial sendiri akan melibatkan generasi muda di bawah usia 40 tahun untuk menggarap pertanian dengan pendekatan modern. Melalui program Icare dan Brigade Pangan, para petani millenial akan dibekali alat modern seperti alat panen/combine harvester, traktor, hingga drone pertanian untuk mendukung konsep smart farming.

“Kami ingin generasi muda terjun langsung ke sektor pertanian dengan cara baru yang lebih efisien, efektif, dan mandiri, kita bekali alat-alat pertanian untuk diolah dan diberdayakan, agar mereka dapat mandiri tidak bergantung pada APBD. Ini juga menjadi strategi regenerasi petani di Tubaba,” pungkasnya.

Launching program Petani Millenial dijadwalkan akan dibuka langsung oleh Bupati Tubaba dalam waktu dekat. Pemerintah berharap program ini tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru dan menjadikan pertanian sebagai sektor yang menarik bagi generasi muda.

Penulis: FiqihEditor: DP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *