Tiga Sektor Jadi Fokus Musrenbang Kecamatan Tumijajar 2026

Foto : Musrenbang Kecamatan Tumijajar, Sambutan Camat Tumijajar Fetha Rio.

Tulang Bawang Barat, Juangpost.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung, kembali menjadi ruang penting bagi masyarakat menyuarakan kebutuhan pembangunan. Dalam forum tersebut, tiga sektor utama mencuat sebagai prioritas : diantaranya, pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan kesehatan, serta penguatan ekonomi produktif berbasis pemberdayaan masyarakat.

Musrenbang yang digelar di Balai Kecamatan Tumijajar pada Rabu (28/01/2026), dihadiri berbagai unsur penting daerah. Mulai dari Anggota DPRD Kabupaten Tubaba dari Partai Demokrat, Kepala Inspektorat, Asisten II Setdakab Tubaba, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga tokoh masyarakat, tokoh agama, Forum Anak, Tim Penggerak PKK, dan undangan lainnya.

Forum tahunan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, namun menjadi wadah strategis untuk merumuskan arah pembangunan kecamatan yang berkelanjutan. Fokus utamanya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan potensi yang ada.

Camat Tumijajar, Fetha Rio, S.IP., M.IP., dalam sambutannya menegaskan bahwa seluruh aspirasi dan usulan yang disampaikan masyarakat akan dihimpun secara menyeluruh. Hasil Musrenbang tersebut nantinya akan diusulkan ke tingkat Pemerintah Daerah sebagai bahan perencanaan pembangunan selanjutnya.

“Semua aspirasi dan kebutuhan masyarakat yang disampaikan hari ini akan kami perjuangkan dan diusulkan ke pemerintah daerah agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan skala prioritas,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan, perangkat daerah, dan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci agar program pembangunan yang direncanakan benar-benar tepat sasaran dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.

“Melalui forum Musrenbang ini, kami berharap perencanaan pembangunan Kecamatan Tumijajar ke depan semakin responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat, terutama dalam peningkatan kualitas infrastruktur, pelayanan kesehatan, serta penguatan ekonomi produktif berbasis potensi lokal,” imbuhnya.

Musrenbang Kecamatan Tumijajar pun diharapkan menjadi langkah awal menuju pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan kebutuhan dan harapan masyarakat setempat.

Penulis: Fiqih Editor: DP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *