
Tulang Bawang Barat, Juangpost.com – Perjuangan melawan kanker tidak hanya membutuhkan pengobatan, tetapi juga dukungan dari keluarga dan lingkungan. Hal itu pula yang tengah dijalani Ibu Bikem, warga Tiyuh Panaragan Jaya, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).
Di tengah proses pengobatan yang masih berlangsung, Bikem mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tubaba melalui Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Tubaba, bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tubaba.
Bantuan biaya pengobatan tersebut diserahkan kepada Bikem pada Rabu (9/9/2026), sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu yang tengah berjuang menghadapi penyakit kanker.
Bagi Bikem, perjuangan tersebut bukan perjalanan singkat. Penyakit yang dideritanya bermula dari munculnya benjolan yang terasa nyeri di bagian ketiak. Setelah menjalani operasi, ia kemudian harus melanjutkan pengobatan melalui kemoterapi.
Hingga saat ini, delapan kali kemoterapi telah dijalani.
Meski proses pengobatan tidak mudah, Bikem tetap berusaha menjalaninya dengan penuh harapan. Kehadiran YKI, Baznas dan Dinkes Tubaba pun menjadi dukungan tersendiri bagi dirinya dan keluarga.
“Terima kasih sekali atas kedatangan dan dukungannya. Mudah-mudahan dibalas oleh Allah dan diberikan kesehatan,” ujarnya.
Ketua YKI Tubaba Ana Nadirsyah mengatakan, kunjungan tersebut tidak semata-mata untuk menyerahkan bantuan. Kehadiran mereka juga diharapkan dapat memberikan dukungan moril kepada pasien agar tetap memiliki semangat dalam menjalani rangkaian pengobatan.
Menurut Ana, kondisi pasien yang sedang menjalani pengobatan kanker membutuhkan perhatian dari berbagai pihak. Dukungan psikologis dan semangat untuk terus berjuang menjadi bagian yang tidak kalah penting.
“Semoga dengan kedatangan kami ke sini bisa memberikan semangat kepada Ibu. Karena semangat dari dalam diri untuk sembuh itu sangat besar dan dapat membantu proses penyembuhan,” ungkapnya.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit mengurangi beban pasien dan keluarga, terutama untuk memenuhi kebutuhan selama menjalani proses pengobatan.
“Bantuan yang sedikit ini semoga bisa meringankan dan dapat dipergunakan untuk pengobatan Ibu,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara YKI Tubaba, Baznas dan Dinkes dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya pasien kanker dari keluarga kurang mampu.
Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya membantu dari sisi kebutuhan pengobatan, tetapi juga menjadi penguat bagi pasien agar tidak merasa menghadapi perjuangannya seorang diri.
Di tengah panjangnya proses pengobatan, dukungan kecil dapat menjadi energi besar untuk terus bertahan dan menumbuhkan harapan.
Bagi Ibu Bikem, perjalanan melawan kanker masih terus berlanjut. Namun, dukungan yang datang dari berbagai pihak menjadi pengingat bahwa dalam perjuangan tersebut, masih ada banyak tangan yang siap menguatkan.





