
Tulang Bawang Barat, Juangpost.com – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (Perkimta) memastikan Program Nuwo SIP tahun 2025 rampung dilaksanakan. Program ini bukan hanya menghadirkan rumah layak huni, tetapi juga mendorong peningkatan produktivitas dan pendapatan masyarakat penerima manfaat.
Kepala Dinas Perkimta Tubaba, Rizal Irawan menyampaikan, tahun ini sebanyak 20 rumah kembali menjadi sasaran program, sama seperti tahun 2024 lalu. Bedanya, penerima manfaat kini juga mendapat stimulan produktivitas yang diarahkan pada usaha jangka panjang, seperti beternak kambing.
“Stimulan produktivitas ini kami nilai penting. Dari total Rp 20 juta yang diterima, ada Rp 15 juta untuk material, Rp 2 juta untuk upah, dan Rp 3 juta untuk kegiatan produktif. Kita sarankan penerima memelihara kambing, karena dalam 1–3 tahun ke depan bisa berkembang biak, menambah penghasilan, dan tentu lebih bermanfaat dibanding dijual cepat,” ujarnya, saat dikonfirmasi media Juangpost, diruangannya, Rabu, (3/9/2025).
Program ini pun mendapat dukungan penuh dari BAZNAS Tubaba yang turut menggelontorkan bantuan sebesar Rp 4 juta untuk pemberdayaan masyarakat. Bahkan di Tiyuh Panaragan Jaya Utama (PJU), model pemberdayaan dengan ternak kambing sudah mulai diterapkan dan dinilai berhasil.
Tak hanya itu, lahir pula Gerakan Linmas (Lingkungan Masyarakat) yang mendorong kepedulian warga sekitar untuk bergotong royong membantu tetangga membangun rumah. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan program pengentasan rumah tidak layak huni tidak hanya mengandalkan pemerintah, melainkan juga partisipasi masyarakat.
“Kami ingin menumbuhkan rasa peduli lingkungan. Program Nuwo SIP tidak bisa berjalan optimal tanpa kesiapan dan kerjasama semua pihak. Penerima juga diprioritaskan bagi yang sudah siap secara finansial maupun material tambahan agar pembangunan berjalan lancar,” imbuhnya.
Dengan sinergi pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat, Program Nuwo SIP bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi serta kepedulian sosial di Tubaba.





