Pilkati Serentak Tubaba 2026 Dimulai Juni, Minat Calon Terancam Lesu! 

Gambar Foto Ilustrasi AI_Juangpost.com

Juangpost.com, Tulang Bawang Barat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Tiyuh (Pilkati) serentak tahun 2026 yang akan digelar di 26 tiyuh.

Tahapan awal pelaksanaan dijadwalkan dimulai pada Juni 2026. Namun, dinamika kebijakan anggaran desa secara nasional disebut-sebut berpotensi memengaruhi minat masyarakat untuk mencalonkan diri sebagai kepala tiyuh.

Kebijakan pemerintah pusat pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang memprioritaskan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dinilai telah menggeser alokasi anggaran desa secara signifikan.

Pemangkasan anggaran pembangunan desa, khususnya untuk pembangunan gedung koperasi, memunculkan ketidakpastian di tingkat tiyuh.

Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada menurunnya minat warga untuk ikut dalam kontestasi Pilkati.

Meski demikian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT) Tubaba, Sofiyan Nur, memastikan seluruh tahapan persiapan tetap berjalan sesuai rencana.

“Secara umum persiapan sudah berjalan. Saat ini kami sedang menyusun draft SK Bupati sebagai dasar pelaksanaan Pilkati serentak, tinggal menunggu ditandatangani,” ujar Sofiyan saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (7/4/2026).

Ia menjelaskan, pelaksanaan Pilkati diselaraskan dengan masa akhir jabatan kepala tiyuh yang sebagian besar berakhir pada Desember 2026 hingga Januari 2027.

Sebagai bagian dari kesiapan teknis, rapat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) bersama pemerintah tiyuh dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei 2026.

Agenda ini bertujuan memastikan kesiapan teknis sekaligus menjaga stabilitas keamanan selama tahapan berlangsung.

Berdasarkan jadwal sementara, pemungutan suara Pilkati akan dilaksanakan pada 22 Oktober 2026. Sementara itu, pelantikan kepala tiyuh terpilih direncanakan berlangsung secara bertahap mulai 9 November hingga 8 Desember 2026.

Dari sisi regulasi, pelaksanaan Pilkati mengacu pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa yang memberikan fleksibilitas dalam kontestasi.

Salah satu ketentuan yang diakomodasi adalah keberadaan calon tunggal yang dapat bertarung melawan kotak kosong. Selain itu, jika jumlah calon melebihi lima orang, akan dilakukan seleksi tambahan.

“Ketentuan ini memberikan ruang bagi berbagai kondisi di lapangan, termasuk jika hanya ada satu calon,” jelas Sofiyan.

Dari aspek pembiayaan, Pemkab Tubaba mengalokasikan anggaran sekitar Rp600 juta melalui APBD untuk mendukung pelaksanaan Pilkati, mulai dari kebutuhan logistik hingga pengamanan.

Di sisi lain, masing-masing tiyuh juga diwajibkan menganggarkan melalui APB Tiyuh dengan estimasi biaya antara Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per pemilih.

Pelaksanaan Pilkati akan melibatkan panitia berjenjang mulai dari tingkat tiyuh, kecamatan, hingga kabupaten. Panitia tingkat tiyuh dibentuk oleh Badan Permusyawaratan Tiyuh (BPT) dengan melibatkan unsur aparatur tiyuh, tokoh masyarakat, serta lembaga kemasyarakatan.

Sebanyak 26 tiyuh yang akan mengikuti Pilkati tersebar di sejumlah kecamatan, yakni Tulangbawang Tengah, Tumijajar, Tulang Bawang Udik, Gunung Terang, Gunung Agung, Way Kenanga, Lambu Kibang, dan Batu Putih.

Di tengah tekanan kebijakan anggaran serta dinamika sosial politik desa, pemerintah daerah berharap pelaksanaan Pilkati serentak 2026 tetap berjalan kondusif.

“Harapannya Pilkati berjalan aman, tertib, dan demokratis, serta melahirkan pemimpin yang dipercaya masyarakat,” pungkas Sofiyan.

Daftar Tiyuh Peserta Pilkati Serentak 2026:

Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT)
Bandar Dewa, Menggala Mas, Pulang Kencana, Marga Asri, Mekar Asri

Kecamatan Tumijajar
Daya Sakti, Makarti, Gunung Menanti, Daya Asri, Sumberejo

Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU)
Kagungan Ratu Agung, Gading Kencana, Karta Raya, Karta Tanjungan Selamet

Kecamatan Gunung Terang
Setia Bumi

Kecamatan Gunung Agung
Jaya Murni

Kecamatan Way Kenanga
Indraloka I, Indraloka II, Sido Agung

Kecamatan Lambu Kibang
Pagar Jaya, Gunung Sari

Kecamatan Batu Putih
Sakti Jaya, Margo Mulya, Marga Sari, Toto Katon, Toto Wonodadi. 

Penulis: DPEditor: Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *