TUBABA, JUANGPOST.COM- Pembangunan gedung baru Kantor Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) resmi dimulai pada Rabu, 7 Agustus 2024.
Acara peletakan batu pertama dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Penjabat Bupati Tubaba yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik Untung Budiono, Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Lampung Ir. Kalvyn Andar Sembiring, serta jajaran pejabat lainnya dari BPN Tubaba, Polres, Kejari, dan berbagai dinas terkait.
Gedung baru ini akan menjadi kantor permanen bagi ATR/BPN Tubaba yang sebelumnya beroperasi di gedung sewa.
Selain itu pembangunan gedung tersebut juga merupakan bagian dari upaya transformasi menuju pelayanan yang lebih modern dan efektif, termasuk penerapan layanan elektronik yang telah dimulai sejak Juni lalu.
Kepala ATR/BPN Tubaba, Sutrisno S.SIT.MH, mengungkapkan rasa syukurnya atas dimulainya pembangunan ini dan berterima kasih kepada Pemkab Tubaba yang telah menghibahkan tanah seluas 5.000 m².
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kakanwil ATR/BPN Provinsi Lampung atas dukungan dalam pengadaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) dari Kementerian.
“Nilai kontrak pembangunan gedung ini sebesar Rp2.057.666.836,02, dengan pelaksanaan oleh CV Empat Satu Engineering dan pengawasan dari CV Denmass,” ujar Sutrisno.
Ia juga menambahkan bahwa transformasi sertifikat pertanahan dari manual ke elektronik, yang tetap menyediakan satu lembar sertifikat fisik sesuai dengan kebijakan “Secure Paper”, akan membuat data lebih aman dan valid.
Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik, Untung Budiono, dalam sambutannya menyatakan bahwa pembangunan gedung ini bukan hanya simbol kemajuan infrastruktur, tetapi juga komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terkait administrasi pertanahan.
Dengan fasilitas yang lebih modern, proses administrasi diharapkan menjadi lebih efisien, transparan, dan akuntabel, memberikan kepastian hukum yang lebih baik bagi masyarakat.
Kantor ATR/BPN Tubaba juga terpilih sebagai salah satu dari 104 kantor pertanahan di seluruh Indonesia yang akan fokus pada implementasi sertifikat elektronik dan pemetaan tanah secara komprehensif.
Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Lampung menambahkan bahwa peningkatan pelayanan publik di bidang pertanahan ini sesuai dengan amanat Presiden RI untuk melakukan transformasi digital di berbagai sektor pemerintahan.
Pembangunan gedung kantor itu direncanakan selesai dalam 4-5 bulan atau 150 hari kalender, dengan pengawasan ketat dari pihak ketiga. Diharapkan, langkah tersebut akan mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan memperkuat sinergi antar instansi terkait, menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi para petugas pertanahan dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.






