TUBABA, JUANGPOST.COM-Malam puncak Tubaba Art Festival (TAF) Ke delapan, ribuan pengunjung memadati Kota Budaya Uluan Nughik, tak hanya untuk menikmati kesenian, Tetapi Suguhan Kesenian malam itu diberikan untuk Palestina, negara yang tersandera kemerdekaannya.
TAF Ke-8 yang dilaksanakan sejak tanggal 1 Agustus lalu sampai 3 Agustus 2024, memberikan pesan dan kesan kesenian untuk dinikmati sebagai nasehat dalam kehidupan, acara malam puncak TAF Ke-8 bertempatan dikota Budaya Uluan Nughik, Panaragan Jaya, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba)
Malam puncak TAF Ke-8 yang juga sebagai penutupan rangkaian acara, dihadiri oleh unsur Forkopimda dan Kepala OPD Pemkab Tubaba, disampaikan Semi Ikra Direktur Sekolah Seni Tubaba.
“Ucapan terimakasih pada seluruh yang turut serta membantu dalam terlaksana kegiatan ini, kepada Dirjen Kebudayaan yang telah memberikan dana abadi kebudayaan dari 4 tahun yang lalu, kepada unsur-unsur individu, Kepalo Tiyuh gedung ratu yang sudah berkolaborasi untuk karya Tikew, Juga tentunya kita sangat berterima kepada sang pahlawan revolusi kebudayaan diTubaba yakni Umar Ahmad, bagaimana kebudayaan dapat memperbaiki kualitas manusia memperbaiki generasi bangsa dan juga memperbaiki Indonesia dimasa depan,Didesain sebagai ajang kita ikut serta bantu saudara kita diPalestina dengan sumbangan donasi, hal ini tentunya menjadi lain, dengan kegiatan kesenian sebelum nya,” kata Semi.
Hal senada juga disampaikan Pj Bupati Tubaba M.Firsada Yang diwakili oleh Untung Budiono Staf Ahli Bupati Bidang Hukum Dan Politik.
“Saya mengungkapkan rasa bangga saya atas terlaksananya TAF Ke-8 yang telah berjalan selama tiga hari, acara ini tidak hanya sebagai wadah bagi seniman lokal untuk berkarya dan berkolaborasi tapi juga momentum untuk memperkaya dan mempertkenalkan kesenian yang ada di kabupaten Tubaba,” Kata Untung Budiono.
Event besar itu dihadirkan juga musisi tanah air Panji Sakti dari Bandung, juga berkolaborasi dengan Sekolah Seni Tubaba, untuk turut memeriahkan acara pada malam itu, lantunan puisi dan Film Dokumenter TAF Ke-8 yang memperlihatkan bagaimana perjalanan para seniman lokal dan Internasional.
Menciptakan sebuah karya kolaborasi dengan anak diTubaba, dan yang paling menggugah jiwa untuk tetap sadar dan bersyukur, penggalang dana untuk Palestina, menjadi pokok acara pada malam tersebut.
Pengunjung disandarkan bahwa bagaimana juga ikut dapat membantu saudara Palestina, yang setiap harinya merasakan kesusahan dan perihnya peperangan yang tiada henti, ini momen indah yang jangan sampai terlewat, karna belum tentu ada momen seperti ini terulang kembali.






