LAZISNU Tubaba Gelar Bimtek Pengelolaan Zakat: Wujudkan UPZIS Profesional dan Berdaya Guna

Dokumentasi Bimtek Laziznu.

Tulang Bawang Barat, Juangpost.com – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Tulang Bawang Barat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk “Optimalisasi Pengelolaan dan Distribusi UPZIS MWCNU se-Tulang Bawang Barat” pada Sabtu (2/8/2025). Kegiatan yang dipusatkan di Tiyuh Daya Sakti, Kecamatan Tumijajar ini dihadiri oleh jajaran pengurus NU dan puluhan pengelola Unit Pengumpul Zakat, Infaq, dan Sedekah (UPZIS) tingkat kecamatan.

Acara berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 16.00 WIB, diawali dengan doa iftitah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Syubbanul Wathon, dan Mars LAZISNU. Selain sambutan resmi, agenda juga mencakup pelantikan pengurus UPZIS baru dan penyampaian materi teknis pengelolaan zakat yang lebih profesional.

Ketua LAZISNU Tulang Bawang Barat, Asrofi, menegaskan pentingnya kegiatan ini untuk memperkuat kapasitas kelembagaan zakat di semua kecamatan.

“Bimtek ini menjadi langkah awal dalam membangun sistem pengelolaan zakat yang terstruktur dan berkesinambungan hingga tingkat ranting. Meski sarana masih terbatas, substansi kegiatan ini adalah untuk membangun profesionalisme UPZIS yang mampu memberikan manfaat nyata bagi umat,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari pemerintah tiyuh setempat. Kepalo Tiyuh Daya Sakti, Sahri, menyambut baik kegiatan tersebut dan mendorong sinergi antara pemerintah tiyuh dan jajaran NU dalam memberdayakan masyarakat berbasis nilai-nilai keagamaan. Ia juga mengingatkan pentingnya mengaktifkan kembali program JANTIKO MANTAB yang selama ini menjadi basis penguatan ideologi keislaman di masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Tulang Bawang Barat, KH. M. Nurhadi, S.Pd.I, menyampaikan selamat kepada pengurus UPZIS yang baru dilantik.

“Ini bukan pertemuan yang kebetulan, melainkan kehendak Allah SWT. UPZIS harus mampu mengumpulkan, mengelola, dan mendistribusikan zakat, infaq, serta shodaqoh dengan profesional, akuntabel, dan tepat sasaran. Dengan pemahaman yang baik, distribusi zakat ke depan akan berdampak signifikan bagi pemberdayaan umat di tingkat lokal,” jelasnya.

Melalui Bimtek ini, LAZISNU Tulang Bawang Barat menargetkan penguatan sistem tata kelola zakat yang transparan serta memperluas jangkauan distribusi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Penulis: FiqihEditor: DP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *