Bus Perintis DAMRI Tubaba Ada Rute Baru, Langsung Koneksi Ke Stasiun Kereta Api!

Foto : Bus Perintis DAMRI Tubaba.

Tulang Bawang Barat, Juangpost.com — Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan layanan transportasi publik. Memasuki tahun 2026, konektivitas angkutan umum di Tubaba resmi diperkuat melalui pengoperasian Angkutan Perintis DAMRI yang terintegrasi dengan Stasiun Kereta Api Kotabumi, Lampung Utara.

Program strategis ini merupakan tindak lanjut dari Surat Usulan Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Ir. Novriwan Jaya, S.P., bersama Wakil Bupati Nadirsyah Nomor 550/191.a/II.14/TUBABA/2025 tertanggal 29 Juli 2025, yang ditujukan kepada Menteri Perhubungan RI c.q. Dirjen Perhubungan Darat melalui Kepala BPTD Kelas II Lampung.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tubaba, Ahmad Zulkifly, didampingi Luqman Hakim selaku Kepala Bidang Angkutan Umum dan Kasi AOB, dirinya menjelaskan bahwa layanan angkutan perintis ini menjadi solusi konektivitas antarwilayah, khususnya bagi masyarakat pedesaan yang membutuhkan akses transportasi terjangkau, aman, dan terintegrasi antar moda.

“Angkutan Perintis DAMRI ini dirancang untuk menjembatani mobilitas masyarakat Tubaba menuju pusat-pusat ekonomi dan transportasi regional, terutama integrasi dengan moda kereta api di Stasiun Kotabumi,” ujarnya, Senin (6/1/2026), saat dikonfirmasi media Juangpost.

Adapun rute trayek Angkutan Perintis DAMRI meliputi:
Panaragan Jaya – Pasar Pulung Kencana – Marga Kencana – Daya Murni – Ujung Batu – Tata Karya – Surakarta – Penagan Ratu – Banjar Agung – Kompi Senapan C – Stasiun Kereta Api Kotabumi (PP).

Rute ini merupakan trayek penugasan resmi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, yang dioperasikan oleh DAMRI Lampung di bawah koordinasi BPTD Kelas II Lampung.

Menurut Luqman, kehadiran bus perintis ini tidak hanya memperkuat konektivitas antar kabupaten, tetapi juga mendukung pemerataan pembangunan transportasi, khususnya di wilayah pedesaan dan kawasan penyangga.

“Harapannya, layanan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Tubaba dan Lampung Utara, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan sosial,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Tubaba optimistis, dengan terintegrasinya angkutan darat dan kereta api, mobilitas masyarakat akan semakin efisien, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang transportasi.

Penulis: FiqihEditor: DP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *