
Tulang Bawang Barat, Juangpost.com — Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar pengukuhan perpanjangan masa jabatan Badan Permusyawaratan Tiyuh (BPT) se-Tubaba serta pelantikan dua Kepala Tiyuh Pengganti Antar Waktu (PAW) tahun 2025, pada Senin, (3/11/2025).
Acara yang berlangsung khidmat itu dipimpin langsung oleh Bupati Tubaba Ir. H. Novriwan Jaya, S.P., dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat se-Tubaba, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Novriwan menegaskan pentingnya persatuan dan keteladanan dalam membangun daerah.
“Hari ini sangat spesial. Tema kita adalah bersatu dan keteladanan. Tanpa persatuan, mustahil tujuan akan tercapai,” tegasnya.
Dua Kepala Tiyuh Pengganti Antar Waktu (PAW) yang dilantik pada kesempatan itu yakni:
Neneng Puspita, Kepala Tiyuh Gunung Terang, dengan sisa masa jabatan 2025–2029, berdasarkan SK Bupati Nomor 100.3.3.2/172/II.13/HK/2025.
Afrika, S.H., Kepala Tiyuh Kartasari., dengan sisa masa jabatan 2025-2029, berdasarkan SK Bupati Nomor 100.3.3.2/279/II.13/HK/2025.
Keduanya diharapkan dapat melanjutkan tugas dan tanggung jawab pemerintahan tiyuh dengan komitmen dan dedikasi tinggi terhadap pelayanan masyarakat.
Bupati menekankan bahwa fokus pembangunan ke depan adalah pemberdayaan dan peningkatan sumber daya manusia (SDM), selaras dengan program nasional Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045.
“Yang paling penting itu membangun SDM. Kita tidak mau ada anak-anak di Tubaba yang putus sekolah karena faktor ekonomi. Jika ada, segera laporkan kepada kami,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah tengah mengembangkan program pemberdayaan ternak bersama Bolo Ngarit Tubaba di setiap kecamatan, serta mendorong peningkatan akses masyarakat ke layanan perbankan, agar ekonomi desa semakin tumbuh dan mandiri.
Dari informasi yang dihimpun media Juangpost, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Tubaba Nomor 100.3.3.2/276/II.13/HK/2025, sebanyak 726 anggota BPT resmi diperpanjang masa jabatannya dari 6 tahun menjadi 8 tahun.
Sebagian akan menjabat hingga tahun 2027 dan 2028.
BPT yang dikukuhkan berasal dari 100 Tiyuh Se- Tubaba.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (PMT) Tubaba, Sofyan Nur, dalam keterangannya menjelaskan bahwa perpanjangan masa jabatan BPT ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap kinerja lembaga Tiyuh yang dinilai efektif dalam menjalankan fungsi permusyawaratan dan pengawasan di tingkat desa.
“Perpanjangan ini bukan hanya soal waktu jabatan, tapi juga bentuk kepercayaan pemerintah kepada BPT untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan tiyuh dan pelayanan masyarakat,” jelas Sofyan Nur.
Ia juga mengimbau agar seluruh BPT tetap menjaga kekompakan dan profesionalitas dalam menjalankan tugasnya sebagai mitra kepala tiyuh.
Menanggapi isu pemekaran Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT) yang sedang ramai dibicarakan, Kadis PMT itu menjelaskan bahwa hal itu masih dalam proses pembahasan teknis oleh bagian Tata Pemerintahan dan Sekretaris Daerah.
“Masih ada beberapa kendala yang harus diselesaikan, terutama terkait batas wilayah dan kesepakatan antar tiyuh. Jika semua sudah disepakati, baru bisa dilanjutkan,” terangnya.
Di akhir sambutannya, Bupati berpesan agar seluruh BPT dan aparatur tiyuh menjadi contoh keteladanan di tengah masyarakat, serta terus bersinergi dalam mewujudkan Tubaba yang maju, religius, dan berdaya saing.





