Bupati Novriwan Jaya Temui Wamenpora, Dorong Penguatan Fasilitas dan Pembinaan Atlet Muda Tubaba

Foto : Bupati Tubaba Audiensi Bersama Wamenpora RI.

Jakarta, Juangpost.com – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus mendorong penguatan ekosistem olahraga daerah, mulai dari penyediaan sarana dan prasarana hingga pembinaan atlet sejak usia dini.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Tubaba Ir. Novriwan Jaya, S.P. saat melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI) Taufik Hidayat di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Novriwan Jaya didampingi Kapolres Tubaba AKBP Himmawan Setiawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., serta Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Tubaba Alma Rostow Guna, S.E., M.M.

Audiensi membahas sejumlah kebutuhan pengembangan olahraga di Tubaba, khususnya penguatan sarana prasarana dan pembinaan serta pembibitan atlet potensial dari tingkat usia dini.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Novriwan menyampaikan sejumlah usulan fasilitas olahraga yang dinilai dibutuhkan masyarakat dan atlet daerah. Di antaranya pembangunan GOR mini, kolam renang (swimming pool), serta lapangan mini soccer.

Menurutnya, keberadaan fasilitas olahraga yang memadai tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas dan menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.

Fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi generasi muda Tubaba untuk berlatih, berkompetisi, sekaligus mengembangkan potensi mereka di berbagai cabang olahraga.

Bupati Novriwan juga memaparkan sejumlah program pembinaan yang telah dijalankan Pemkab Tubaba, termasuk penyelenggaraan Liga U-17 serta rencana pelaksanaan Liga Voli.

“Pembinaan olahraga kita dorong sejak usia dini untuk menemukan dan mengembangkan bibit-bibit atlet potensial. Ini bukan hanya untuk mencetak atlet berprestasi, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter generasi muda Tubaba,” ujarnya.

Pemkab Tubaba menilai kompetisi olahraga menjadi salah satu instrumen penting dalam proses pembibitan atlet. Karena itu, berbagai ajang pertandingan terus didorong agar semakin banyak anak muda memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Selain Liga U-17 dan rencana Liga Voli, Pemkab Tubaba juga memberikan dukungan terhadap cabang olahraga prestasi lainnya, termasuk melalui ajang Karate Kapolda Cup dalam rangka HUT Bhayangkara.

Berbagai program tersebut diarahkan tidak sekadar mengejar prestasi jangka pendek, tetapi membangun proses pembinaan yang konsisten sehingga potensi atlet dapat dipantau dan dikembangkan sejak usia muda.

Menanggapi paparan tersebut, Wamenpora RI Taufik Hidayat menyambut positif komitmen Pemkab Tubaba dalam mengembangkan olahraga, terutama perhatian terhadap pembibitan atlet sejak usia dini.

Menurutnya, pembinaan dari tingkat bawah merupakan langkah penting untuk menemukan talenta-talenta potensial yang nantinya dapat berkembang menjadi atlet berprestasi.

Wamenpora juga memberikan masukan agar Tubaba memperluas kompetisi ke cabang olahraga lainnya, salah satunya melalui penyelenggaraan Liga Bulu Tangkis.

Kompetisi tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi anak-anak dan generasi muda Tubaba untuk berkompetisi sekaligus menjadi sarana pencarian bibit atlet bulu tangkis potensial di daerah.

Komitmen Tubaba dalam tetap menjalankan kompetisi olahraga di tengah keterbatasan anggaran juga mendapat perhatian positif. Penyelenggaraan Liga U-17 dinilai menunjukkan bahwa pembinaan olahraga tetap dapat berjalan melalui kreativitas dan sinergi pemerintah daerah dengan berbagai pihak.

Audiensi tersebut sekaligus memperkuat komitmen Pemkab Tubaba untuk membangun ekosistem olahraga yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pembentukan generasi muda yang sehat, disiplin dan berkarakter.

Dengan dukungan sarana olahraga yang memadai, kompetisi yang berkelanjutan, serta pembinaan sejak usia dini, Tubaba berharap semakin banyak atlet daerah yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

Upaya tersebut menjadi bagian dari investasi jangka panjang daerah dalam menyiapkan generasi muda menuju Generasi Emas 2045, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam membangun olahraga Indonesia dari daerah.

Penulis: Fiqih Editor: Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *