TANGGAMUS,JUANGPOST.COM– Bawaslu Kabupaten Tanggamus, mengapresiasi media JuangPost.com Di Pemilu 2024, Dengan Harapan Berikan Informasi Yang Positif Bagi Masyarakat. Rabu 11/10/2023.
Salah satu bentuk kerjasama dalam pesta demokrasi 2024, Bawaslu Kabupaten Tanggamus, rangkul beberapa media dengan harapan meminimalisir pemberitaan miring (hoax), serta berikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sebagaimana kita ketahui dalam pemilu sebelumya, ditemukan beberapa informasi yang beredar, adanya temuan pelanggaran dalam pemilu, namun kita sendiri belum tau pasti, kebenaran dari informasi tersebut benar atau tidak, salah satu contoh adanya penggelembungan suara mata pilih.
Menyikapi hal tersebut, Bawaslu Kabupaten Tanggamus bekerjasama dengan beberapa media , guna berikan hal yang positif, khususnya di bidang informasi dan berita yang sifatnya bisa membantu masyarakat yang belum paham tentang pemilu.
Selain itu, media juga diharapkan bisa memperkecil Index Kerawanan Pemilu (IKP) Tematik, yang mana (IKP) Tematik tersebut merupakan penyempurnaan dari (IKP) yang diluncurkan oleh Bawaslu di tahun 2022 lalu.
Ditemui diruang kerjanya pada selasa 10 oktober 2023, ketua Bawaslu Kabupaten Tanggamus, Najih Mustopa, menjelaskan bahwa pihaknya siap untuk mensukseskan pemilu tahun 2024 mendatang. Namun Pihaknya juga mengharapkan sinergitas antara Bawaslu dan awak media.
“Bawaslu Tanggamus pada prinsipnya mengapresiasi kawan-kawan media dan berharap silaturrahim yang tidak pernah putus, Yang Mana Bawaslu membutuhkan kawan-kawan media dalam pelaksanaan pemilu tahun 2024 mendatang, Karena media punya peran aktif sebagai lembaga yang independen, aktual dan tajam terkait dengan tahapan-tahapan pemilu yang sudah semakin dekat,” terang Najih Mustopa mewakili jajarannya.
Apabila ( IKP) tahun 2022 lalu hanya merumuskan empat aspek kerawanan, maka tidak mustahil tahun 2024 mendatang akan menjadi lima aspek, adapun kelima aspek yang dimaksud adalah, politik uang, netralitas ASN, Politisasi SARA, kampanye di media sosial, dan Tematik pemilu di luar negri.
Dari kelima aspek kerawanan yang di jelaskan, maka dapat disimpulkan bahwa, peran media juga diharapkan bisa membantu mengatasi permasalahan yang seringkali terjadi dalam setiap pesta demokrasi, khususnya pemilu.
(Hadi Haryanto/Hatta)
























