103 Tiyuh Siap Bergerak! Iwan Setiawan Dorong Bank Sampah Jadi Mesin Ekonomi Baru di Tubaba

Foto : Ilustrasi AI.

Juangpost.com, Tulang Bawang Barat– Upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus menunjukkan progres signifikan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tubaba, Iwan Setiawan, SH., MH., menyebutkan bahwa secara struktur, pembentukan bank sampah telah menjangkau seluruh 103 tiyuh di wilayah tersebut.

“Secara struktur pembentukan sudah di 103 tiyuh. Namun yang sudah aktif dan berjalan sekitar 50 tiyuh dengan sebaran yang merata,” ujarnya, saat ditemui media Juangpost.com diruangannya, Selasa (14/4/2026).

Ia menegaskan, target besar tahun ini adalah memastikan seluruh bank sampah di 103 tiyuh dapat beroperasi penuh dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, pola bank sampah di Tubaba mengandalkan kelompok swadaya masyarakat yang memiliki kepedulian sosial tinggi. Mereka secara sukarela meluangkan waktu untuk mengelola sampah menjadi sesuatu yang bernilai.

“Manfaatnya kembali ke masyarakat itu sendiri. Bisa untuk sedekah, atau ditabung sebagai nilai ekonomi melalui bank sampah,” jelasnya.

Tak hanya sebatas pengumpulan, sejumlah bank sampah di beberapa tiyuh bahkan mulai berinovasi. Sampah kini diolah menjadi kerajinan, didaur ulang, hingga dimanfaatkan menjadi pupuk organik dari limbah tertentu seperti popok bekas untuk membantu kesuburan tanaman.

Ke depan, Iwan menekankan pentingnya peningkatan inovasi agar bank sampah tidak hanya berdampak sosial, tetapi juga mampu memberikan keuntungan ekonomi.

“Di Pulau Jawa, bank sampah sudah bicara profit. Ini yang ingin kita dorong di Tubaba, agar relawan juga mendapatkan manfaat ekonomi, sekaligus mendorong perkembangan desa,” tegasnya.

Ia menambahkan, nilai ekonomis sampah sangat bergantung pada proses pemilahan. Semakin detail pemilahan, semakin tinggi nilai jualnya. Namun, tantangan terbesar saat ini adalah edukasi kepada masyarakat agar mampu melihat sampah sebagai peluang mata pencaharian.

Untuk mendukung hal tersebut, DLH Tubaba juga membentuk tim reaksi cepat yang bertugas membersihkan sampah di jalur strategis, khususnya arah Pemda, setiap dua hingga tiga hari sekali. Selain itu, berbagai banner imbauan telah dipasang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

Tak hanya itu, sinergi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan. DLH Tubaba menggandeng program Corporate Social Responsibility (CSR) dari sejumlah perusahaan untuk mendukung operasional bank sampah.

“Kami sudah audiensi dengan Perusahaan Gas Negara dan meminta dukungan 10 unit bentor. Selain itu, dari Telkom Indonesia ada 2 unit, Bank Syariah Indonesia 1 unit, dan Surya Intan 1 unit. Saat ini sudah terealisasi 2 bentor,” paparnya.

Bentor tersebut akan diprioritaskan untuk bank sampah tiyuh yang aktif dan memiliki sistem pengolahan yang baik, agar manfaatnya lebih optimal.

Di sisi lain, DLH Tubaba juga terus melakukan pembinaan terhadap pengelolaan lingkungan di sektor lain, termasuk pengawasan terhadap Dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi).

Iwan menjelaskan, pihaknya bersama Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) terkait telah melakukan inspeksi langsung (sidak) ke sejumlah SPPG di Tubaba, khususnya terkait perizinan lingkungan berupa SPPL (Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan Lingkungan) dan perizinan lainnya.

“Setiap SPPG memiliki kondisi dan keadaan yang berbeda beda. Kami sudah memberikan rekomendasi sesuai kekurangan masing-masing, terutama dalam pengolahan limbahnya agar sesuai prosedur yang berlaku,” imbuhnya.

Ia menegaskan, pendekatan yang dilakukan lebih mengedepankan pembinaan, sementara pengawasan yang lebih detail dan menyeluruh itu langsung kepada masyarakat dan peran media dilapangan.

Dengan berbagai langkah tersebut, DLH Tubaba optimistis pengelolaan sampah tidak hanya menjadi solusi lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di seluruh tiyuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *