
Tulang Bawang Barat , Juangpost.com – Kabar baik bagi aparatur tiyuh di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tubaba hingga 11 September 2026 telah menyalurkan 72,89 persen Alokasi Dana Desa (ADD) kepada 100 tiyuh yang ada di daerah tersebut.
Berdasarkan data Pemkab Tubaba, realisasi penyaluran ADD telah mencapai Rp27,873 miliar dari total pagu ADD Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp38,242 miliar.
Selain ADD, Pemkab Tubaba juga telah menyalurkan Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp3,078 miliar. Dengan demikian, total dana transfer berupa ADD dan DBH yang telah disalurkan kepada tiyuh mencapai Rp30,951 miliar.
Penyaluran tersebut menjadi langkah penting pemerintah daerah dalam memastikan roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat di tingkat tiyuh tetap berjalan. Salah satunya dengan mendukung pemenuhan penghasilan tetap (Siltap) aparatur tiyuh.
Berdasarkan data kebutuhan pembayaran yang tercantum dalam Surat Edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat tertanggal 11 September 2026, kebutuhan pembayaran Siltap aparatur tiyuh untuk periode gMei hingga Juli 2026 mencapai Rp7,820 miliar.
Dengan telah disalurkannya ADD dan DBH tersebut, pemerintah tiyuh memiliki ruang untuk mengoptimalkan dana transfer yang tersedia guna memenuhi kewajiban pembayaran Siltap aparatur sesuai dengan ketentuan dan kemampuan keuangan masing-masing tiyuh.
Pemkab Tubaba juga mengarahkan pemerintah tiyuh agar **memaksimalkan pemanfaatan seluruh sumber dana yang tersedia**, baik yang bersumber dari ADD, DBH maupun sumber penerimaan lain yang sah.
Dana tersebut dapat digunakan untuk mendukung pembayaran Siltap **Kepalo Tiyuh dan perangkat tiyuh, termasuk tunjangan bagi pimpinan dan anggota Badan Permusyawaratan Tiyuh (BPT).
Pemkab Tubaba menegaskan, proses penyaluran dana kepada tiyuh akan terus dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pemerintah daerah berharap penyaluran dana transfer tersebut dapat membantu pemerintah tiyuh memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan, terutama pembayaran Siltap aparatur.
Dengan demikian, pelayanan publik dan roda pemerintahan di 100 tiyuh se-Kabupaten Tulang Bawang Barat diharapkan tetap berjalan optimal, sembari menunggu penyaluran dana berikutnya sesuai kondisi keuangan daerah.
Dengan realisasi ADD yang telah mencapai 72,89 persen, pemerintah tiyuh kini memiliki tambahan ruang fiskal untuk memenuhi kebutuhan operasional dan hak aparatur, termasuk Siltap hingga periode Juli 2026.





