Gandeng Modena Group, Tubaba Tembus Forum Internasional: Rusia Lirik Potensi Daerah

 

Foto : Gelaran Modena di Rusia. Diskomdigi/Tubaba. Sekda Tubaba Iwan Mursalin mewakili Tubaba menjadi salah satu peserta.

Tulang Bawang Barat, Juangpost.com — Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali menunjukkan langkah progresif dalam memperluas promosi daerah hingga ke panggung internasional. Melalui kolaborasi strategis bersama Modena Group, Pemkab Tubaba memanfaatkan forum eksklusif berskala global untuk memperkenalkan konsep pembangunan serta potensi unggulan daerah.

Forum strategis tersebut digagas oleh Executive Vice President (EVP) Modena Group, Michael Jizhar, dan berlangsung di Kantor Modena Indonesia, Jakarta, pada Senin (2/2/2026). Hadir dalam pertemuan ini Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, serta delegasi dari Innopraktika, lembaga non-pemerintah asal Rusia yang berfokus pada pengembangan SDM, inovasi, dan pendidikan kreatif, dipimpin oleh Victoria Shimanskaya.

Mewakili Pemkab Tubaba, Sekretaris Daerah Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T., memaparkan secara langsung arah pembangunan daerah sekaligus membuka peluang kerja sama internasional yang potensial untuk dikembangkan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Tubaba dalam membangun jejaring global guna mempercepat pembangunan daerah.

“Kami ingin memperkenalkan Tulang Bawang Barat sebagai daerah yang memiliki visi pembangunan berkelanjutan dan terbuka terhadap kolaborasi internasional, khususnya dalam pengembangan SDM, kreativitas, inovasi, serta pembangunan yang berwawasan lingkungan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti konsep pembangunan kawasan perkotaan modern Uluan Nughik, sebuah gagasan ekologis yang telah dirintis sejak masa kepemimpinan Umar Ahmad, dengan visi membangun kota modern berbasis lingkungan di kawasan transmigrasi seperti Tubaba.

Menurut Iwan, Pemkab Tubaba terus mendorong pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM, penguatan inovasi, serta sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan. Pertemuan dengan pihak Rusia ini dinilai sebagai momentum strategis untuk menjajaki kerja sama konkret di masa mendatang.

Menariknya, delegasi Rusia disebut memiliki teknologi canggih, termasuk drone pemetaan yang mampu membaca pencitraan hingga kedalaman 300 meter, yang berpotensi besar untuk mengungkap dan mengelola sumber daya alam di Tubaba secara presisi dan berkelanjutan.

“Melalui forum internasional ini, kami berharap Tulang Bawang Barat semakin dikenal dunia dan ke depan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Fiqih Editor: DP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *