Tubaba Masuk Daftar Prioritas Kemenhub, Transportasi Publik Kian Lengkap

Foto : Jajaran Dishub Tubaba, Fiqih/Jp.

Tulang Bawang Barat, Juangpost.com — Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, kembali menorehkan capaian positif di sektor perhubungan. Sejumlah program strategis telah resmi masuk dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2026, bahkan mengantarkan Tubaba sebagai salah satu daerah terpilih di Provinsi Lampung yang mendapat penugasan langsung dari Kementerian Perhubungan.

Kepala Dinas Perhubungan Tubaba, Ahmad Zulkifly, mengungkapkan bahwa dukungan pemerintah pusat ini mencakup pengadaan bus perintis, pembukaan trayek bus baru, hingga tambahan bus sekolah.

“Tubaba menjadi salah satu kabupaten terpilih di Lampung yang mendapatkan fasilitas khusus dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub. Ini hasil dari komunikasi dan koordinasi yang terus kami jaga,” ujar Zulkifly saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (20/01/2026).

Tarif Terjangkau
Salah satu program unggulan di bidang angkutan adalah pembukaan trayek bus baru yang menghubungkan Panaragan dengan Stasiun Kereta Api Lampung Utara. Trayek ini sebelumnya belum pernah terlayani angkutan umum.

“Tarifnya sangat terjangkau, hanya Rp15 ribu per perjalanan. Dari seluruh kabupaten di Lampung, hanya empat daerah yang mendapatkan fasilitas trayek ini, dan Tubaba salah satunya,” jelas Zulkifly.

Ia menilai kehadiran trayek tersebut akan berdampak langsung pada mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah jika dimanfaatkan secara optimal.

Tak hanya itu, Tubaba juga masuk dalam tiga besar kabupaten di Lampung yang memperoleh tambahan satu unit bus sekolah pada tahun ini.

“Bus sekolah ini akan memperkuat sistem pengelolaan angkutan pelajar agar lebih aman, tertib, dan terjangkau. Kami berkomitmen menjaga kepercayaan pemerintah pusat dengan kinerja yang berkelanjutan,” katanya.

Adapun di sektor lalu lintas, Dishub Tubaba akan mengintensifkan kegiatan Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas (PAM Tour), sekaligus mendorong perubahan kultur masyarakat agar tertib berlalu lintas menjadi kebiasaan sehari-hari.

“SK Bupati tentang kawasan tertib lalu lintas sudah siap. Nantinya akan disosialisasikan ke seluruh sekolah dengan melibatkan Polres Tubaba serta didukung Dinas Pendidikan,” terang Zulkifly.

Sementara itu, di bidang prasarana, fokus utama diarahkan pada perbaikan dan pemeliharaan lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang masih memungkinkan untuk ditangani.

Menurutnya, terkait program dermaga atau halte sungai, Zulkifly menyebut pihaknya telah mengajukan permohonan sejak 2023 hingga 2026.

“Program ini masih tercatat di pemerintah pusat. Realisasinya tinggal menunggu ketersediaan anggaran dari Kementerian Perhubungan,” imbuhnya.

Penulis: Fiqih Editor: DP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *