Inspektorat Tubaba Gencarkan Pencegahan Penyimpangan: “Kalau Tak Bisa Dibina, Ya Dibinasakan!”

Gambar Foto Kantor Inspektorat Tubaba/Fiqih

Tulang Bawang Barat, Juangpost.com – Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel, Inspektorat Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung terus menggencarkan berbagai langkah pencegahan terhadap potensi penyimpangan anggaran dan penyalahgunaan kewenangan di semua lini pemerintahan, mulai dari tingkat sekolah, OPD, hingga pemerintah tiyuh.

Sekretaris Inspektorat Tubaba, Iwansyah, menyampaikan bahwa lembaganya aktif melakukan sosialisasi, pembinaan, serta pemetaan terhadap titik-titik rawan pelanggaran administrasi dan keuangan.

> “Kami terus melakukan sosialisasi dan pembinaan. Kami juga melaksanakan pemetaan terhadap unit kerja mana saja yang memiliki risiko tinggi terhadap permasalahan, dan di situ kami lakukan pembinaan serta penyesuaian,” jelas Iwan saat diwawancarai Juangpost.

Salah satu upaya nyata adalah pemeriksaan dokumen Surat Pertanggungjawaban (SPJ) yang tidak sesuai dengan RAPBT dan RABPD. Jika ditemukan ketidaksesuaian, Inspektorat segera turun tangan memberikan arahan dan pembinaan, bahkan tindak lanjut terhadap temuan dari Inspektorat Provinsi, BPK, atau BPKP.

> “Kami sebagai pelaksana APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) selalu berkomitmen untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Langkah preventif ini tidak dilakukan sendiri. Inspektorat juga menjalin kolaborasi lintas sektor dan aktif menjalankan instruksi dari Bupati serta Inspektur Daerah demi menjaga profesionalisme birokrasi.

Menariknya, dalam sesi akhir wawancara, Iwan menyelipkan gurauan yang menggambarkan semangat pengawasan yang tidak setengah hati,

> “Kalau masih bisa dibina, akan terus kita kawal. Tapi kalau terus melakukan hal yang sama, ya kita binasakan sekalian,” ujarnya sambil tertawa, namun dengan nada serius.

Pernyataan tersebut seolah menjadi peringatan tegas bahwa Inspektorat tidak akan ragu bertindak tegas terhadap pelanggaran yang terus berulang.

Menurutnya, Pemerintah Tubaba, melalui peran Inspektorat, ingin menanamkan budaya pengelolaan anggaran yang disiplin, transparan, dan bertanggung jawab di setiap lini pemerintahan.

Penulis: FiqihEditor: DP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *