
Tulang Bawang Barat, Juangpost.com — Setelah lebih dari sebulan terbengkalai, pohon mahoni besar yang tumbang dan menimpa gazebo di kawasan Gedung Olahraga (GOR) Zainal Abidin Pagar Alam, Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), akhirnya dievakuasi.
Penanganan yang terkesan lambat tersebut sempat menuai keluhan warga dan memunculkan kesan adanya saling lempar tanggung jawab antar pihak terkait.
Kepala Tiyuh Kagungan Ratu, Nurohman, menegaskan bahwa kewenangan atas perawatan fasilitas di area GOR sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Tubaba melalui dinas teknis setempat.
Menurutnya, pihak tiyuh hanya dapat turut membantu dalam proses evakuasi pohon yang tumbang.
“Ya, terkait pohon tumbang itu Pemerintah Tiyuh kita membantu tenaganya bersama Dinas Perkimta untuk proses evakuasi pohon yang menimpa gazebo,” ujar Nurohman saat dikonfirmasi media, Selasa (1/7/2025).
Ia juga menjelaskan bahwa perbaikan atas kerusakan bangunan bukanlah tanggung jawab pemerintah tiyuh karena status kepemilikan bangunan berada di bawah Pemerintah Daerah.
“Untuk masalah perbaikan atap yang rusak, kami jadi kendala, karena bangunan itu milik Pemda. Jadi seharusnya perawatan dan pembangunannya itu ya dari Pemda, bukan Tiyuh. Tapi kami mungkin bisa bantu semampunya,” tambahnya.
Pernyataan tersebut senada dengan keterangan dari Tasuri, Kepala Bidang Pertamanan Dinas Perkimta Tubaba, yang mengonfirmasi bahwa proses evakuasi pohon tumbang telah dilakukan.
Ia menambahkan bahwa pihaknya tengah mempertimbangkan perbaikan menyeluruh terhadap bangunan gazebo yang terdampak.
“Evakuasi sudah kita lakukan hari ini, sudah dibongkar. Kalau ganti atap atau bangunan yang rusak itu belum tahu ini, akan kita obrolkan terlebih dahulu. Malah ini rencananya mau kita rehab semua,” jelas Tasuri.
Sementara itu warga sekitar menyambut baik langkah evakuasi yang akhirnya dilakukan, namun berharap agar ke depan tidak ada lagi kejadian serupa yang dibiarkan terlalu lama tanpa penanganan.
Selain itu, masyarakat berharap pentingnya pemeliharaan rutin pohon-pohon besar di area publik demi keselamatan pengunjung.
“Alhamdulillah dan terimakasih, akhirnya pohon yang sudah lama tumbang, ada sebulan lebih pohon itu dibersihkan. Semoga kedepannya tugas dan tanggung jawab bersama dapat dilakukan dengan baik. Sayang, banyak fasilitas yang sudah dibangun tapi tidak terawat dengan baik,” ungkap Pakde Silo, warga setempat.
Warga tersebut berharap sinergi antarlembaga sangat diperlukan dalam pengelolaan fasilitas publik, terutama dalam hal perawatan dan penanganan darurat untuk mencegah kerusakan yang lebih parah dan berisiko terhadap keselamatan masyarakat setempat.





