Disnakertrans Tubaba Gelar Pelatihan Tata Rias Pengantin Selama 5 Hari untuk Tekan Angka Pengangguran

Dokumentasi, Plt. Disnakertrans Tubaba Suwardi dengan Ketua TP-PKK Tubaba Novianti, dan Pengurus LPK Family Lampung Utara. Setelah pembukaan acara pelatihan kerja.

JUANGPOST.COM, Tulang Bawang Barat- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, menyelenggarakan program pelatihan kerja selama lima hari sebagai upaya mengurangi tingkat pengangguran.

Pelatihan yang berlangsung di SMKN 1 Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, secara resmi dibuka oleh Ketua TP-PKK Tubaba, Novianti Novriwan, pada Senin (19/5/2025).

Plt. Kepala Disnakertrans Tubaba, Suwardi, melalui Kabid Ketenagakerjaan, Meri, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi masyarakat dalam membuka peluang usaha mandiri.

“Pelatihan ini fokus pada tata rias pengantin, bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Salon Family dari Kabupaten Lampung Utara yang telah memiliki sertifikat berbasis kompetensi,” ujar Meri, Selasa (20/5/2025).

Sebanyak 30 peserta dari tiga Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Tulang Bawang Udik, dan Tumijajar telah diseleksi berdasarkan minat dan keterampilan dasar di bidang tata rias. Peserta dipilih melalui koordinasi dengan pihak kecamatan dan tiyuh (desa), serta difasilitasi sepenuhnya oleh Disnakertrans.

“Pelatihan ini gratis. Peserta juga mendapatkan fasilitas makan dan minum, alat tulis, serta bantuan transportasi,” tambah Merri.

Lebih lanjut, Meri menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program yang didanai melalui APBD Kabupaten Tubaba. Disnakertrans juga akan memberikan pendampingan lanjutan kepada peserta, termasuk memfasilitasi akses permodalan usaha melalui bank untuk memulai usaha.

Ketua TP-PKK Tubaba, Novianti Novriwan, mengimbau peserta agar mengikuti pelatihan dengan serius. Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk membuka usaha mandiri dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tubaba.

“Dengan pelatihan ini, masyarakat diharapkan memiliki keterampilan yang bisa diandalkan untuk berwirausaha, sehingga angka pengangguran dapat ditekan dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” pungkasnya.

Acara pembukaan pelatihan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Diskominfo, para camat dari tiga kecamatan, pihak LPK, serta seluruh peserta pelatihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *