
Juangpost.com, Lampung Utara – Proyek pembangunan Jembatan Way Sabuk di Jalan Lintas Sumatera, Desa Bumi Nabung, Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), menyisakan luka dan kekecewaan bagi masyarakat sekitar.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Provinsi Lampung, Marsad Jaya, menyampaikan hal tersebut saat dihubungi translampung.ID melalui pesan WhatsApp pada Jumat (2/5/2025) sekitar pukul 11.47 WIB.
Menurut Marsad, pihaknya mengapresiasi langkah pemerintah yang telah mewujudkan keinginan masyarakat dan pengguna jalan dengan membangun Jembatan Way Sabuk yang sebelumnya rusak parah dan tak layak pakai. Namun, pembangunan yang seharusnya menjadi solusi ini justru menyisakan persoalan serius.
“Pasca pembangunan, masyarakat justru menanggung kerugian dan ketidaknyamanan akibat kelalaian PT. Bora Bora Teknik Indonesia selaku kontraktor proyek,” ujar Marsad.
Beberapa permasalahan yang disorot warga antara lain, siring talud yang dibangun di beberapa titik tidak diselesaikan, retaknya dinding rumah warga akibat getaran alat berat, tugu tapal batas desa dirusak dan belum diganti, pagar milik warga yang digusur untuk lintasan jembatan sementara belum diperbaiki.
Selain itu, tanah yang digunakan sebagai lintasan tidak dikembalikan seperti semula, kini rawan longsor saat hujan, dan hutang konsumsi karyawan kepada warung makan warga selama dua bulan belum dibayar.
Yang lebih disesalkan, lanjut Marsad, adalah sikap pihak kontraktor yang menghindar dari tanggung jawab. “Pihak PT. Bora Bora Teknik Indonesia tidak merespon saat dihubungi. Manager lapangan, Philipus, menghilang, dan Hendrik selaku Direktur perusahaan tak pernah mengangkat telepon,” ungkapnya.
Marsad menegaskan, jika dalam waktu 3 x 24 jam pihak kontraktor tidak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, warga akan melaporkan hal ini ke instansi terkait dan menempuh jalur hukum melalui gugatan ke pengadilan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT. Bora Bora Teknik Indonesia belum dapat dimintai keterangan secara resmi.





