
Juangpost.com, Tulang Bawang Barat– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulang Bawang Barat menghibahkan perangkat Early Warning System (EWS) sebagai langkah antisipasi bencana. Alat ini digunakan untuk memberikan peringatan dini terhadap potensi bencana alam, khususnya banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Tubaba, Sujatmiko, melalui Kabid Pra Kesiapsiagaan Bencana, Mirra Desthari Thiodorra, menyatakan bahwa pemasangan EWS merupakan upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan bencana.
“Alarm ini sebagai peringatan dini sebelum banjir datang, sehingga masyarakat dapat segera bersiap,” ujar Dora saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis, 15 Januari 2025.
BPBD Tubaba menerima 11 unit EWS dari BPBD Provinsi Lampung. Saat ini, alat tersebut telah dipasang di tiga Kecamatan, yakni Tulangbawang Tengah (TBT), Tulangbawang Udik (TBU), dan Pagar Dewa.
“Di Kecamatan TBU, EWS dipasang di Tiyuh Gunung Katun Malay, Gedung Ratu, dan Karta. Sementara di Kecamatan TBT, alat dipasang di Tiyuh Panaragan, Bandar Dewa, Menggalamas, dan Penumangan,” terangnya Dora Sapaan akrabnya.
Dora menjelaskan, dua jenis EWS yang dipasang meliputi EWS water level untuk mengukur debit air sungai, dan EWS alarm yang dipasang di balai Tiyuh. Ia juga berharap akan ada sosialisasi dan simulasi untuk masyarakat terkait penggunaan alat ini agar tidak terjadi kebingungan dengan suara alarm lainnya.
“Ke depan, kami ingin segera melakukan uji sistem, sosialisasi, dan simulasi agar masyarakat lebih memahami fungsi dan cara kerja alat ini,” imbuhnya.





