Bawaslu Tubaba Gencar Berantas Politik Uang Menjelang Pemilu 2024

Dok.Foto.Desain Grafis Juangpost.com : Ketua Bawaslu Tubaba, Agus Tomi SH dan Kadarsyah, Anggota Bidang Pencegahan.

Juangpost.com
Tulang Bawang Barat

– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung, intensif memfokuskan upaya pencegahan terhadap politik uang menjelang Pemilu 2024.

Provinsi Lampung, yang sebelumnya peringkat kedua dalam kasus politik uang pada Pemilu 2019, menjadi sorotan utama Bawaslu.

Ketua Bawaslu Tubaba, Agus Tomi SH, menegaskan bahwa politik uang menjadi perhatian utama, dalam menghadapi Pileg 2024.

Selanjutnya Bawaslu Tubaba terus berupaya mencegahnya melalui edukasi peserta pemilu dan pendidikan politik bagi masyarakat.

“Pencegahan politik uang adalah konsen utama kami. Dalam menghadapi Pileg 2024, kami terus melakukan edukasi kepada peserta pemilu dan pendidikan politik pada masyarakat,” kata Agus Tomi saat ditemui media Juangpost.com di kantornya, Selasa (16/1/2024)

Ketua Bawaslu Tubaba itu mengimbau seluruh peserta pemilu untuk patuh pada undang-undang, menghindari hoax, politik uang, dan pelanggaran lainnya.

“Bawaslu Tubaba mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam pengawasan terhadap kegiatan Pemilu 2024, menjadikan pemilu sebagai milik bersama dengan harapan mendapatkan legitimasi yang kuat.” kata Agus Tomi.

Ditambahkan Kadarsyah, Bagian Pencegahan Bawaslu Tubaba, bahwa peserta pemilu harus patuh pada aturan yang berlaku.

“Sanksi penjara dua tahun dan denda 24 juta rupiah akan diberlakukan bagi pelanggar sesuai UUD 2017 pasal 523 huruf J yang melibatkan imbalan dan materi lainnya.” kata Kadarsyah.

Menurutnya Bawaslu Tubaba menjalin kerja sama dengan masyarakat madani seperti UKP, Ormas, dan perempuan (Fatayat dan Muslimat NU) dalam upaya edukasi politik uang.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat membantu mencegah praktik politik uang pada Pemilu 2024.” pungkasnya.

 

 

 

Penulis: FiqihEditor: DP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *